Hubungan Gangguan Kebisingan dan Tingkat Stress dengan Kejadian Hipertensi pada Pegawai PLN Ampenan UP3 Kota Mataram Nusa Tenggara Barat 2023
DOI:
https://doi.org/10.32807/msjou.v4i2.73Keywords:
Hipertensi, Kebisingan, Stress, Pegawai PLN Ampenan, Hypertension, Noise, PLN Ampenan EmployeAbstract
Latar Belakang: Hipertensi adalah suatu kondisi pembuluh darah memiliki tekanan darah tinggi (tekanan darah sistolik ≥140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg). Pajanan bising yang terus-menerus dapat mengganggu tidur dan istirahat, serta memicu stres dan ketegangan pada sistem saraf, yang kemudian dapat meningkatkan tekanan darah. Suatu studi Epidemiologi di Amerika Serikat menyatakan bahwa masyarakat yang terpapar bising, cenderung memiliki emosi yang tidak stabil sehingga menimbulkan stress. Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross- sectional dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel independen (gangguan kebisingan dan lama bekerja) dengan variabel dependen (Hipertensi) pada saat yang sama. Hasil dan Pembahasan : Berdasarkan hasil penelitian tentang hubungan gangguan kebisingan dan tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada pegawai PLN Ampenan UP3 Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat tahun 2023 dengan sampel sebanyak 71 responden, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden mengalami gangguan kebisingan yaitu sebanyak 41 orang (57,7%), memiliki tingkat stres normal sebanyak 36 orang (50,7%), serta memiliki tekanan darah normal sebanyak 41 orang (57,7%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara gangguan kebisingan dengan kejadian hipertensi dengan nilai p-value 0,007 (p < 0,05), serta terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian hipertensi dengan nilai p-value 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa gangguan kebisingan dan tingkat stres berperan terhadap kejadian hipertensi pada pegawai PLN Ampenan UP3 Kota Mataram. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa gangguan kebisingan dan tingkat stres berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi pada pegawai PLN Ampenan UP3 Kota Mataram tahun 2023, sehingga faktor lingkungan kerja dan psikologis perlu diperhatikan dalam pencegahan hipertensi.
Abstract
Background: Hypertension is a condition in which blood vessels have high blood pressure (systolic blood pressure ≥140 mmHg or diastolic blood pressure ≥90 mmHg). Continuous exposure to noise can disturb sleep and rest, and trigger stress and tension in the nervous system, which may subsequently increase blood pressure. An epidemiological study in the United States reported that people exposed to noise tend to have unstable emotions, leading to stress. Methods: This study used a cross-sectional design aimed at determining the relationship between independent variables (noise disturbance and length of employment) and the dependent variable (hypertension) at the same time. Results and Discussion: Based on the results of the study on the relationship between noise disturbance and stress level with the incidence of hypertension among employees of PLN Ampenan UP3, Mataram City, West Nusa Tenggara in 2023, involving 71 respondents, most respondents experienced noise disturbance (41 people; 57.7%), had normal stress levels (36 people; 50.7%), and had normal blood pressure (41 people; 57.7%). The analysis showed a significant relationship between noise disturbance and the incidence of hypertension with a p-value of 0.007 (p < 0.05), as well as a significant relationship between stress level and the incidence of hypertension with a p-value of 0.000 (p < 0.05). These findings indicate that noise disturbance and stress level play a role in the occurrence of hypertension among PLN Ampenan UP3 employees. Conclusion: It can be concluded that noise disturbance and stress level are significantly associated with the incidence of hypertension among PLN Ampenan UP3 employees in 2023; therefore, workplace environmental and psychological factors should be considered in efforts to prevent hypertension.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Midwifery Student Journal (MS Jou)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
