Studi Kasus: Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Berbasis Pencegahan Stunting Pada Ny. M G4P3A0H3 Usia Kehamilan 32 Minggu Sampai Masa Nifas

Authors

  • Vania Aulia Zulfasari Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia
  • Fitra Arsy Nur Cory’ah Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia
  • Intan Gumilang Pratiwi Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32807/msjou.v5i1.44

Keywords:

Asuhan Kebidanan, komprehensif , Pencegahan stunting, Kehamilan, Persalinan, Nifas, Keluarga Berencana, Bayi Baru Lahir, Comprehensive Midwifery Care, Stunting Prevention, Pregnancy, Childbirth, Postpartum, Family Planning, Newborns

Abstract

 

Latar Belakang: Di Indonesia, jumlah kematian ibu terdapat 4.005 pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 4.129 pada tahun 2023. Sementara, jumlah kematian bayi mencapai 20.882 pada tahun 2022 dan meningkat 29.945 pada tahun 2023.sedangkan AKI melahirkan mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB mencapai 16,85 per 1.000 kelahiran hidup, angka kematian ibu di NTB sebesar 257 per 100.000 kelahiran hidup. Tujuan : Mampu melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny M  di Puskesmas Suranadi Periode 13 Februari s.d 20 Mei 2024, dengan menggunakan metode pendokumentasian 7 langkah varney pada pengkajian awal dan selanjutnya menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan. Metode : metode studi penelahaan kasus (case study). Lokasi di Puskesmas Suranadi subyek Ny M G4P3A0H3 Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil : Setelah di lakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny M di Puskesmas Suranadi ibu sudah menyikuti anjuran yang di berikan dan keluhan ibu teratasi, keadaan ibu sehat sehingga masa hamil sampai nifas berjalan normal Tetapi pada saat neonatal terdapat kelainan yaitu Atresia Ani. Kesimpulan: penulis telah melakukan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny M dari masa kehamilannya dalam keadaan sehat proses persalinan normal, masa nifas involusi berjalan normal, bayi sehat dan konseling KB, ibu memilih alat kontrasepsi KB Implan.

Abstract

Background : In Indonesia, the number of maternal deaths was 4,005 in 2022 and increased to 4,129 in 2023. Meanwhile, the number of infant deaths reached 20,882 in 2022 and increased to 29,945 in 2023. While the maternal mortality rate reached 189 per 100,000 live births and IMR reached 16.85 per 1,000 live births, the maternal mortality rate in NTB was 257 per 100,000 live births. Objective : To be able to perform continuous midwifery care on Mrs. M at the Suranadi Health Center from February 13 to May 20, 2024, by using the Varney 7-step documentation method in the initial assessment and then using the SOAP documentation method in the progress notes. Method : case study method. Location at the Suranadi Health Center subject Mrs. M G4P3A0H3 Data collection techniques using primary data and secondary data. Results : After doing continuous midwifery care on Mrs. M at the Suranadi Health Center, the the mother complied with the recommendations the recommendations given and the mother's complaints are resolved, the mother's condition is healthy so that the pregnancy until the postpartum period runs normally but at the time of neonatal there is an abnormality, namely Atresia Ani. Conclusion : the author has carried out Continuous Midwifery Care on Mrs. M from her pregnancy in a healthy state, the normal delivery process, the postpartum period of involution runs normally, the baby is healthy and family planning counseling, the mother chooses the implantable contraceptive.

 

 

Downloads

Published

2026-04-14

How to Cite

Aulia Zulfasari, V. ., Arsy Nur Cory’ah, F. ., & Gumilang Pratiwi, I. . (2026). Studi Kasus: Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Berbasis Pencegahan Stunting Pada Ny. M G4P3A0H3 Usia Kehamilan 32 Minggu Sampai Masa Nifas. Midwifery Student Journal (MS Jou), 5(1), 1–11. https://doi.org/10.32807/msjou.v5i1.44

Citation Check