Studi Kasus: Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Berbasis Pencegahan Stunting Pada Ny. R Sampai Masa Nifas
DOI:
https://doi.org/10.32807/msjou.v5i1.41Keywords:
Asuhan, Kebidanan, Berkelanjutan, Pencegahan StuntingAbstract
Latar Belakang: AKI di provinsi NTB mengalami fluktuasi yaitu tahun 2021 131/100.000 kelahiran hidup, tahun 2022 52/100.000 kelahiran hidup, 2023 57/100.000 kelahiran hidup. AKI berhubungan dengan kehamilan, persalinan, nifas,penyebabnya yaitu hipertensi dalam kehamilan,preeklampsi,eklampsi dipengaruhi oleh faktor kesehatan dan faktor diluar kesehatan diantaranya keterlambatan mengenali tanda bahaya, terlambat mengambil keputusan, terlambat membawa ke fasilitas sarana pelayanan kesehatan.Puskesmas Meninting Tahun 2023 didapatkan cakupan K1 95,82%, (belum mencapai target) tahun 2023, cakupan target K4 80,86%, cakupan K4 (belum mencapai target), cakupan target K6 55,95%, jadi cakupan K6 pada Puskesmas Meninting tahun 2023 (belum mencapai target.)
Tujuan: Mampu melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. R di Puskesmas Meninting Periode Januari s.d Maret 2024, dengan menggunakan metode pendokumentasian 7 langkah varney pada pengkajian awal dan selanjutnya menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan.
Metode: Jenis Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan data primer dan data skunder dari anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, dan rekam medis.
Hasil: Setelah di lakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. R di Puskesmas Meninting ibu sudah menyikuti anjuran yang di berikan dan keluhan ibu teratasi, keadaan ibu sehat sehingga masa hamil sampai nifas berjalan normal dan tidak ada penyulit.
Kesimpulan: Pelaksanaan asuhan kebidanan pada Ny "R" telah dilaksanakan secara berkesinambungan sejak masa kehamilan 32 minggu sampai pemasangan KB.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Midwifery Student Journal (MS Jou)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
